fbpx

Memulai Usaha Makanan Ringan, Pahami Dulu Persaingan Industri Makanan Ringan di Indonesia

Industri makanan ringan di Indonesia masih digemari. Terbukti dengan banyaknya jenis-jenis makanan ringan baru yang bermunculan di pasaran. Mulai dari yang tidak memiliki brand, home-made, sampai usaha makanan ringan dengan brand yang mentereng.  Pertumbuhan makanan ringan juga dipengaruhi oleh selera masyarakat yang semakin beragam karena pengaruh seperti iklan, kebutuhan, dan tren yang sedang berkembang.

Di Indonesia sendiri industri makanan ringan bertumbuh sangat baik. Dengan jumlah penduduk 250 juta membuat kebutuhan akan makanan ringan juga ikut diperhitungkan. Karena kondisi demografi Indonesia yang berpotensi untuk industri makanan ringan, tak jarang banyak pelaku bisnis tertarik untuk menjajal langsung  dengan merk-merk tertentu. 

Dalam penelitian berjudul Snack Habit Report yang dilakukan oleh Mondelez Indonesia pada tahun 2017 mendapati bahwa rata-rata 1 dari 3 orang di Indonesia masuk dalam kategori heavy snacking atau suka ngemil/makan snack. Perilaku suka makan makanan ringan atau dikenal dengan ngemil yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia ini seharusnya bisa menjadi celah dan peluang untuk industri makanan ringan bisa bersaing di Indonesia. 

Persaingan Usaha Makanan Ringan

Di Indonesia sendiri, snack atau makanan ringan jumlahnya ada ribuan. Mulai dari makanan ringan yang di produksi oleh perusahaan besar sampai diolah rumahan dan diberi brand sendiri. Dengan hadirnya berbagai jenis makanan ringan, pembisnis makanan ringan perlu melakukan inovasi produk agar bisa lebih dikenal masyarakat terutama konsumen yang memang suka makan makanan ringan. 

Tak hanya sekedar memiliki banyak jenis makanan ringan, Konsumer makanan ringan di Indonesia juga punya pasarnya sendiri-sendiri. Anak-anak, remaja, dewasa, sampai orang tua pun masih makan makanan ringan. Hanya saja makanan ringan yang dikonsumsi memiliki jenis dan kuantitas yang berbeda. Jika anak-anak, jenis makanan ringan yang disukai lebih mendominasi pada jajanan anak sekolah seperti wafer, keripik, dan cracker yang memiliki rasa cenderung manis dengan kemasan yang lebih kecil. Jajanan anak sekolah ini juga mudah didapatkan di lingkungan sekitar sekolah. Remaja, dewasa, dan orang tua cenderung suka makan snack dengan rasa yang gurih dengan kuantitas yang lebih banyak. 

Persaingan bisnis makanan ringan semakin ketat. Dengan hadirnya berbagai jenis snack dari brand-brand ternama membuat produsen makanan ringan rumahan perlu melakukan branding yang gencar dalam memasarkan produknya agar dikenal oleh masyarakat sesuai dengan target pasarnya. Persaingan dalam bisnis makanan ringan juga disebabkan oleh banyaknya public figure atau selebgram yang memiliki usaha dibidang makanan ringan. Meski brand mereka tidak sebesar dan tidak selama brand-brand perusahaan pada umumnya, namun promosi dengan nama mereka di sosial media membuat engagement yang cukup besar terhadap consumer. 

5 Tips Membuka Usaha Makanan Ringan Untuk Pemula Agar Profitable

Menjadi Distributor Makanan Ringan,Hal- hal Seputar Kegiatannya

Tips Menjalankan Usaha Distributor Makanan Ringan Yang Menguntungkan

Memulai Dengan Branding yang Baik 

Meskipun sudah banyak makanan ringan yang ada di tengah-tengah persaingan, namun bukan berarti bisnis makanan ringan yang baru tidak bisa bersaing dengan merk-merk makanan ringan lainnya. Memulai bisnis makanan ringan dengan brand baru sangat perlu untuk memperhatikan pola perkembangan masyarakat. Branding yang tepat menjadi jawaban agar bisnis snack bisa bersaing dan memperoleh audience yang sesuai dengan target. 

Usaha Makanan Ringan

Maksimalkan sosial media dan internet

Pengguna sosial media di Indonesia tahun 2019 mencapai 150 juta pengguna. Tak hanya sampai disitu, orang-orang yang menggunakan sosial media juga terdiri dari beragam usia dan jenis kelamin. Dengan memaksimalkan branding melalui sosial media dan internet, bisnis makanan ringan lebih mudah memperoleh engagement dari masyarakat. Hal yang bisa dilakukan dengan memaksimalkan penggunaan sosial media adalah advertising, membuat akun bisnis, website, dan lain-lain. 

Packaging yang berbeda dan jelas

Untuk bisa bersaing dalam industri makanan ringan di Indonesia, menggunakan packaging yang tepat dan jelas bisa menjadi salah satu jawaban. Jika snack yang dijual misalnya adalah macaroni pedas, gunakan packaging yang tepat seperti plastik tertutup dan bubuhi nama merek dan juga keterangan seputar snack tersebut. Dengan begitu konsumen menjadi semakin yakin dengan makanan ringan yang dijual. 

Memulai usaha makanan ringan memang membutuhkan ketelatenan dan ketepatan membaca selera pasar. Perubahan tren konsumsi masyarakat menjadikan pelaku bisnis makanan ringan perlu untuk selalu memperhatikan apa yang konsumen inginkan. Dengan begitu, bersaing di tengah ketatnya usaha ini pun mungkin dilakukan. Semoga bermanfaat.