fbpx

Seputar Menjadi Distributor Makanan Ringan

Dalam distribusi makanan ringan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu keuntungan dan kerugian menjadi distributor makanan ringan. Namun tidak perlu takut jika ingin memulai usaha menjadi distributor karena setiap distributor produk juga memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Produk Medan Jaya

Usaha makanan ringan atau snack menjadi jenis usaha yang tidak kalah menjanjikan jika dibandingkan dengan usaha makanan dalam bentuk lain. Pasalnya, satu orang bisa membeli banyak makanan ringan. Kemudian jika dikali dengan banyaknya customer yang datang, perkiraan keuntungan yang didapatkan juga semakin besar. Karena itulah berkutat dalam bisnis makanan ringan menjadi hal perlu dipertimbangkan sebagai peluang bisnis.

Bisnis makanan ringan tidak serta-merta dapat berjalan sendiri tanpa bantuan channel. Channel yang dimaksud disini adalah pihak-pihak diluar pembisnis yang membantu untuk memasarkan serta membawa produk makanan ringan sampai ke tangan konsumen. Untuk dapat bertahan dalam industri makanan ringan, pastikan channel yang dimiliki tepat dan sesuai dengan target pasar. 

Untuk lebih memahami seperti apa channel yang dimaksud, contohnya adalah seperti retailer makanan ringan seperti pusat oleh-oleh yang mana makanan ringan yang dijual bukan untuk dijual lagi namun langsung dikonsumsi oleh konsumen. Kemudian contoh lain dari channel ini adalah distributor, toko grosir snack, dan lain-lain. Kehadiran distributor atau penyalur dalam berbagai bentuk ini sangat mempengaruhi kelangsungan proses distribusi dari produsen hingga sampai di tangan konsumen dan dikenal luas.

Baca Juga Usaha Makanan Ringan, Sebelum Memulai Pahami Dulu Persaingannya

5 Tips Membuka Usaha Makanan Ringan Untuk Pemula Agar Profitable

Menjadi Distributor Makanan Ringan,Hal- hal Seputar Kegiatannya

Tips Menjalankan Usaha Distributor Makanan Ringan Yang Menguntungkan

Peran Distributor Makanan Ringan 

Peran distributor makanan ringan sangat penting bagi produsen dan konsumen. Tanpa mereka, produk makanan ringan atau snack akan sulit dijangkau dan bahkan harganya menjadi lebih mahal. Keberadaan distributor disekitar konsumen juga mempermudah sebuah produk makanan ringan untuk dapat dinikmati oleh konsumen. Distributor juga membantu konsumen untuk lebih mengenal produk makanan ringan yang dikonsumsi. 

Sebagai perantara antara produsen dengan konsumen, distributor jelas memperoleh banyak keuntungan. Disisi mendapat profit dari hasil penjualan, distributor juga bisa mendapat komisi tertentu. Meski tugas utamanya adalah menjadi penjual makanan ringan, namun lebih dari sekedar itu bahwa distributor juga menjadi agen marketing. Mereka membantu produsen untuk mempromosikan produk makanan ringan kepada calon konsumen tanpa mereka sadari. 

Distributor makanan ringan menjadi suatu pekerjaan yang dibutuhkan terutama dalam industry makanan ringan. Distributor yang mana bisa merangkap menjadi marketer juga harus mampu mencapai target penjualan. Tanpa adanya target penjualan, peran distributor sebagai penjual perantara menjadi tidak terarah. Menentukan dan memenuhi target penjualan guna memaksimalkan profit dan juga memuaskan produsen serta konsumen adalah peran yang harus bisa dilakukan oleh distributor makanan ringan dengan seimbang. 

Industri Snack Skala Rumahan ke Skala Industri

Kelebihan dan kekurangan menjadi distributor makanan ringan

Dalam distribusi makanan ringan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu keuntungan dan kerugian menjadi distributor makanan ringan. Namun tidak perlu takut jika ingin memulai usaha menjadi distributor karena setiap distributor produk juga memiliki keuntungan dan kerugian. 

Kelebihan: 

  • Profit menarik

Distributor makanan ringan dikenal dengan profitnya yang menarik. Hal tersebut bisa demikian karena distributor dikenal oleh masyarakat luas. Seorang konsumen yang ingin membeli makanan ringan atau snack tidak akan pergi ke pabrik tempat snack tersebut diproduksi. Selain menyusahkan, hal itu juga tidak efisien. Karena itulah distributor menjadi perantara yang dibutuhkan konsumen untuk mendapatkan makanan ringan. Dengan begitu profit atau keuntungan dari penjualan juga cukup besar jika serius dalam bidang ini. 

  • Tidak perlu membuat sendiri

Distributor adalah penyalur. Jadi, makanan ringan yang dijual oleh distributor kepada konsumen merupakan buatan dari produsen. Distributor hanya menjadi penyalur penjualan dari produsen. Dengan konsep itu, distributor makanan ringan tidak perlu lagi memikirkan biaya produksi, bahan baku, ataupun bagaimana biaya-biaya untuk memproduksi makanan ringan. 

Kekurangan:

  • Perlu modal besar

Mungkin untuk hal yang satu ini tergantung distributor apa yang diinginkan. Jika memilih untuk menjadi distributor kecil, modal yang dibutuhkan tidak sebesar menjadi distributor besar. Namun namanya juga distributor, maka sebisa mungkin mensupply banyak barang guna dibeli oleh konsumen. Semakin banyak makanan ringan yang dimiliki distributor, semakin mudah konsumen untuk mengenal dan menemukan produk makanan ringan yang mereka butuhkan. 

  • Saingan yang banyak

Dalam menjalankan usaha, saingan sudah pasti menjadi bagian yang harus dihadapi dengan bijak. Produsen tidak akan mempercayakan produk makanan ringan hanya kepada satu distributor. Mereka akan mendistribusikan makanan ringan ke berbagai distributor guna menjangkau lebih banyak konsumen. Tantangan menjadi distributor makanan ringan ada disitu. Saingan yang ada tidak hanya pengusaha perorangan, namun juga toko dan supermarket besar dan terkenal. 

Distributor makanan ringan bagaimanapun keaadaanya tetap dibutuhkan oleh produsen dan konsumen. Tanpa adanya distributor, produk-produk makanan ringan yang ada tidak bisa dinikmati oleh orang banyak. Maka dari itu jika berniat menjadi distributor, jadilah distributor yang bijak dan pandai membaca peluang usaha agar tetap berjalan. Semoga bermanfaat.