fbpx

Hari Gizi Nasional 28 Februari

Selamat Hari Gizi Nasional, tepat pada tanggal 28 februari kita memperingati Hari Gizi Nasional.  Di hari ini penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi terutama gizi bagi tumbuh kembang anak. 

Sangat disayangkan dewasa ini Indonesia memiliki segudang permasalahan gizi, hal ini merupakan persoalan pelik dan kompleks yang harus segera diatasi. Permasalahan gizi yang hingga saat ini belum teratasi di Indonesia diantaranya kekurangan gizi dan stunting (stunted growth).

Jajanan Anak

Stunting (Stunted Growth)

Stunting atau Stunted Growth menurut WHO (World Health Organization) mendefinisikan ini sebagai kondisi dimana perbandingan pertumbuhan tinggi badan dan umur tidak sesuai dengan WHO Child Growth Standards median atau standar tumbuh kembang anak WHO. Menurut WHO pada tahun 2012, 162 juta anak di seluruh dunia menderita gejala stunting.

Stunting terlihat dari perkembang tubuh yang pendek dan berat badan yang tidak sesuai dengan usia, para penderita stunting akan tumbuh dengan tingkat kecerdasan yang dibawah normal dan juga rentan terhadap penyakit – penyakit lain seperti diabetes, jantung dan penyakit lainnya. Ada beberapa 

Oleh karena itu Stunting di Indonesia harus segera diatasi demi memberikan kesempatan tumbuh dan berkembang yang baik bagi setiap anak Indonesia. Stunting bisa berpengaruh fatal dan mengurangi kesempatan bagi anak untuk berkembang dan bersaing dalam kehidupan bermasyarakat di kemudian hari. 

Stunting tidak dapat diobati namun hal ini dapat dicegah. Sebelum kita berbicara tentang cara pencegahan nya alangkah baiknya jika kita mengetahui penyebab stunting  terlebih dahulu.

Penyebab Stunting (Stunted Growth)

Stunting bisa disebabkan oleh beberapa hal dan faktor seperti ekonomi dan geografis. Kurang asupan gizi atau malnutrisi akut dapat menyebabkan hal ini. Bagi keluarga dengan kondisi kurang mampu tentu rentan akan kegagalan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Tak hanya  hanya nutrisi saat tumbuh, kekurangan nutrisi saat mengandung janin juga menyebabkan stunting pada anak. Selanjutnya kebersihan sanitasi juga menjadi masalah sanitasi menjadi pemicu utama anak terinfeksi virus seperti diare dan cacingan yang memicu anak kekurangan nutrisi dan membuat anak rentan mengalami stunting.

Pencegahan Penyebab Stunting (Stunted Growth)

Seperti yang kita ketahui stunting tidak dapat diobati namun dapat dicegah. Hal yang harus sangat diperhatikan adalah pemberian nutrisi yang memadai dimulai dari masa kehamilan. Kemudian pemenuhan nutrisi selama 1000 hari pertama saat anak baru dilahirkan variasi makanan dengan gizi yang seimbang juga harus diperhatikan. Pemberian ASI (air susu ibu) juga bisa menjadi langkah pencegahan yang baik. Dan yang terpenting adalah senantiasa memperhatikan kehidupan yang sehat di keluarga dan menjaga kebersihan.                                                                                                                                                                                                                                                                                        

Sekali lagi stunting tidak dapat diobati namun dapat dicegah. Semoga info ini dapat membantu para pembaca. Kita berharap bangsa Indonesia segera terlepas dari persoalan gizi yang pelik ini. Dan kita senantiasa memperhatikan nutrisi untuk tumbuh kembang anak, agar anak – anak kita terlepas dari stunting, demi masa depan yang lebih gemilang dalam kehidupan mereka kelak.